← Blogسَفَر
سَفَر
25 Mei 2026

Panduan Pengeluaran Umrah: 99 Referensi Harga di Arab Saudi untuk Jemaah Indonesia


Bayangkan ini: kamu sudah hitung uang saku matang sebelum berangkat, paket sudah lunas, pikiran tenang. Tapi di hari keempat di Mekkah, kamu buka dompet dan mulai deg-degan. Kurma di pasar Misfalah jauh lebih mahal dari perkiraan. Es teh Al-Baik hampir setiap hari dibeli karena cuaca panas ekstrem dan tubuh butuh dingin sejenak. Oleh-oleh minyak zaitun yang kelihatannya murah ternyata habis 300 Riyal kalau dijumlah. Dan tiba-tiba ada teman serombongan yang merekomendasikan madu Sidr, kamu langsung beli yang terlihat paling mewah tanpa tahu sama sekali berapa harga wajarnya.

Kejadian seperti ini bukan pengecualian. Hampir semua jemaah Indonesia mengalaminya, terutama di perjalanan umrah pertama. Masalahnya bukan tidak punya cukup uang saku, tapi tidak punya referensi harga yang akurat sebelum sampai di sana. Ini berbeda dari pertanyaan soal total anggaran yang perlu disiapkan, yang sudah kita bahas lengkap di panduan uang saku umrah. Yang lebih mendasar adalah ini: kalau kamu tidak tahu berapa harga wajar suatu barang, kamu tidak bisa memilih dengan bijak di lapangan. Di tanah suci, waktu terlalu berharga untuk dihabiskan dengan penyesalan soal salah beli. Safar punya fitur baru khusus untuk masalah ini, gratis, dan bisa langsung kamu buka di mysafar.id.

Kenapa referensi harga umrah yang akurat itu langka

Sebagian besar panduan biaya umrah yang beredar di internet sudah usang. Harganya dari beberapa tahun lalu, tidak mencerminkan kurs terkini, dan tidak spesifik untuk kebutuhan jemaah Indonesia. Kamu bisa menemukan estimasi kasar seperti "siapkan 5 sampai 10 juta untuk uang saku", tapi tidak ada yang memberi tahu berapa harga segelas kopi Saudi di kafe dekat Masjidil Haram, berapa ongkos sewa kursi roda untuk orangtua yang tidak kuat berjalan jauh, atau berapa kisaran yang masuk akal untuk sajadah premium sebagai oleh-oleh.

Belum lagi masalah kurs. Rupiah terhadap Riyal bergerak setiap hari, dan perbedaan kurs 200 rupiah per SAR bisa bikin selisih jutaan rupiah kalau anggaran umrahmu di kisaran 5.000 SAR. Panduan pengeluaran umrah yang baik harus bisa mengakomodasi realitas ini.

Itulah yang ingin Safar selesaikan. Fitur Panduan Pengeluaran hadir dengan 99 item referensi harga di Arab Saudi yang dibagi ke dalam enam kategori: Makanan, Transport, Komunikasi, Kebutuhan Ibadah, Oleh-oleh, dan Kesehatan. Setiap item menampilkan rentang harga dalam SAR sekaligus konversinya ke Rupiah berdasarkan kurs yang diambil secara real-time, bukan angka yang dikunci dari bulan lalu. Fitur ini juga dilengkapi estimasi pengeluaran harian untuk tiga skenario, apakah kamu pergi sendiri, berdua, atau berlibur bersama keluarga empat orang.

Empat hal yang akan mengejutkanmu dari data ini

Butuh checklist persiapan umrah yang personal? Safar menyesuaikan checklist dengan profilmu secara gratis. Mulai di mysafar.id

Yang pertama, dan ini yang paling banyak bikin jemaah kaget: kursi roda di Masjidil Haram itu gratis. Bukan sewa, bukan bayar di kasir tersembunyi, tapi memang gratis disediakan oleh pihak masjid. Banyak jemaah Indonesia selama ini mengira harus menyewa dan bahkan sudah siapkan uang 50 sampai 100 SAR sekali pakai. Padahal untuk tawaf di lantai bawah maupun di lantai atas, petugas akan mendampingi tanpa biaya. Yang berbayar hanya layanan kursi roda porter pribadi dari luar masjid untuk jarak hotel ke pintu masuk, dan itu pun tarifnya berbeda-beda. Mengetahui ini dari awal bisa menghemat pengeluaran yang tidak perlu sekaligus membantu kamu lebih siap mendampingi anggota keluarga yang butuh bantuan mobilitas.

Yang kedua, "batuk umrah" bukan sekadar cerita. Hampir separuh jemaah mengalami batuk kering atau radang tenggorokan di minggu pertama, terutama karena perbedaan udara yang drastis. Udara Mekkah kering, berdebu, dan penuh AC dingin di masjid. Banyak jemaah yang tidak membawa obat batuk dan terpaksa beli di apotek Saudi dengan harga yang kadang dua kali lipat dari harga apotek Indonesia. Dalam panduan biaya di Arab Saudi yang ada di Safar, kategori Kesehatan memuat item-item seperti ini lengkap dengan kisaran harga dan penandaan khusus "Sering diremehkan" untuk item yang sering tidak masuk perencanaan jemaah.

Yang ketiga, urusan madu Sidr. Madu ini memang terkenal khasiatnya, dan banyak jemaah Indonesia menjadikannya prioritas oleh-oleh. Masalahnya, madu Sidr palsu sangat marak di pasar sekitar Masjidil Haram dan Madinah. Harga yang tampak murah, katakanlah di bawah 80 SAR untuk ukuran 250 gram, hampir pasti adalah campuran atau imitasi. Madu Sidr asli dari Wadi Do'an atau Hadramaut punya harga mulai dari 150 SAR ke atas untuk kemasan serupa. Tanpa referensi harga ini, sangat mudah terjebak membeli produk yang mengecewakan dan menyesal setelah pulang.

Yang keempat, dan ini yang paling banyak bikin anggaran jebol secara tiba-tiba: panic buying kurma di hari-hari terakhir sebelum pulang. Banyak jemaah yang tadinya berencana tidak beli banyak kurma, lalu di hari terakhir melihat teman-teman serombongan membeli berdus-dus dan ikut terbawa suasana. Tiba-tiba kamu angkut 3 dus kurma Ajwa, Medjool, dan Sukkari sekaligus tanpa cek apakah muat di koper. Di Panduan Pengeluaran Safar, item kurma masuk dalam kategori Oleh-oleh dengan penandaan khusus dan tips kapan sebaiknya beli agar tidak buru-buru dan tidak overspend.

Semua referensi harga ini juga bisa dicari dan difilter per kategori, jadi kalau kamu pergi dengan orang tua lansia dan fokusnya ke pengeluaran kesehatan dan transport, tinggal pilih kategori yang relevan saja. Tidak perlu scroll ratusan item sekaligus.

Mempersiapkan uang saku umrah yang matang itu dimulai jauh sebelum berangkat. Kalau kamu masih di tahap menghitung total biaya keseluruhan termasuk harga paket, mulai dari estimasi biaya umrah 2026 sebagai titik awal, lalu masuk ke Panduan Pengeluaran untuk breakdown harga item per item di lapangan. Dua informasi ini melengkapi satu sama lain.

Panduan pengeluaran umrah yang baik bukan soal berapa banyak yang kamu bawa, tapi soal tahu apa yang kamu hadapi. Jemaah yang berangkat dengan referensi harga yang jelas cenderung lebih tenang, lebih fokus ibadah, dan pulang tanpa cerita penyesalan soal salah beli oleh-oleh. Buka fitur Panduan Pengeluaran sekarang di mysafar.id, gratis, tanpa perlu login, dan kursnya selalu diperbarui.

Baca juga

سَفَر

Umrah Musim Panas: Tips Bertahan di Suhu 45 Derajat

Umrah musim panas artinya menghadapi cuaca Mekkah yang bisa mencapai 45 derajat. Pelajari tips praktis bertahan di panas ekstrem agar ibadahmu tetap lancar.

سَفَر

Cara Menghubungi KJRI Jeddah: Panduan Darurat untuk Jamaah Indonesia

Panduan lengkap cara menghubungi KJRI Jeddah untuk jamaah umrah Indonesia. Nomor darurat, WhatsApp, dan tips persiapan sebelum berangkat ke tanah suci.

سَفَر

Tips Komunikasi di Arab Saudi untuk Jamaah Indonesia

Panduan komunikasi di Arab Saudi untuk jamaah Indonesia: pilihan kartu SIM, frasa bahasa Arab penting, tips sehari-hari, dan kontak darurat sebelum terbang.

Siap mulai persiapan umrahmu?

Safar adalah app gratis untuk jamaah umrah pertama. Checklist personal, panduan ibadah, kalkulator biaya, semua dalam satu tempat.

Mulai sekarang →